|
Daftar

PENYAMPAIAN LPJ BENDAHARA

  • Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran ( LPJ ) dibuat sebagai wujud dari pertanggungjawaban Bendahara atas uang yang dikelolanya. LPJ dibuat oleh Bendahara setiap bulan dan disampaikan ke KPPN paling lambat 10 hari kerja bulan berikutnya.
  • Terkait verifikasi kebenaran LPJ oleh KPPN, Satuan Kerja diharapkan mampu mengantisipasi agar LPJ yang dibuat benar dan akurat. Satuan kerja diharapkan lebih teliti dalam membuat LPJ dan ketika disampaikan ke KPPN tidak salah sehingga tidak perlubolak-balik memperbaiki LPJ.
  • Hal yang perlu dipersiapkan untuk membuat LPJ Bendahara Pengeluaran :
    • Bendahara harus membuat pembukuan yang terdiri dari Buku Kas Umum (BKU), Buku Pembantu dan Buku Pengawasan Anggaran;
    • Alur pencatatan setiap transaksi dicatat mulai dari BKU terlebih dahulu sebelum dicatat pada buku-buku pembantu;
    • Jumlahkan ke bawah semua transaksi kolom penerimaan dan kolom pengeluaran pada Buku Pembantu;
    • Pindahkan saldo buku-buku kolom penerimaan tersebut pada kolom penambahan LPJ Bendahara Pengeluaran;
    • Pindahkan saldo buku-buku kolom pengeluaran tersebut pada kolom pengurangan LPJ Bendahara Pengeluaran;
    • Cetak Rekening Koran.
  • Tips-tips yang perlu  diperhatikan  dalam pengecekan LPJ Bendahara Pengeluaran :Keadaan fisik kas pada (II.3) akhir bulan pelaporan seharusnya sama dengan  saldo akhir Buku Pembantu Kas Tunai dan/atau Buku Pembantu Kas Bank;
    • Terdapat kesinambungan saldo akhir bulan sebelumnya akan menjadi saldo awal bulan berikutnya;
    • Saldo akhir BKU harus sama dengan saldo akhir Buku Pembantu Kas (BP Kas) atau saldo akhir Buku Pembantu Selain Kas (BP selain Kas);
  • Saldo UP pada (IV.1) Hasil Rekonsiliasi Internal dengan UAKPA seharusnya  sama dengan saldo akhir pada Buku Pembantu Uang Persediaan (BP UP).
  • Apabila terdapat selisih agar dijelaskan pada (Bagian V)
  • Verifikasi yang dilakukan oleh KPPN :Dalam hal bendahara belum menyampaikan LPJ, KPPN dapat mengenakan sanksi berupa penundaan penerbitan SP2D atas SPM-GUP / SPM-TUP yang diajukan.
    • Membandingkan saldo UP dalam LPJ dengan Kartu Pengawasan Kredit Anggaran;
    • Membandingkan saldo Awal dalam LPJ dengan saldo akhir dalam LPJ bulan sebelumnya ;
    • Menguji kebenaran nilai uang di Rekening Bank dengan Rekening koran bendahara ;
    • Menguji kebenaran perhitungan(tambah/kurang) pada LPJ;
    • Meneliti kepatuhan bendahara dalam penyetoran pajak dan penyampaian LPJ.
  • Pengiriman LPJ   Bendahara  Pengeluaran  dapat dilakukan bersamaan dengan Rekonsiliasi SAI

 

Dasar Hukum  : Perdirjen Perbendaharaan No : PER-47/PB/2009

 

Add comment


Security code
Refresh

BANNER 

You need to upgrade your Flash Player